Tim A 3×3 SMA WARGA Surakarta pecahkan rekor angka 21

Tim A 3×3 SMA WARGA Surakarta pecahkan rekor angka 21

Pada ajang Honda DBL Central Java Series 2018 kali ini, Tim A SMA WARGA mampu menembus angka “keramat” 21 poin yang mana selama ajang ini digelar, belum ada satu tim pun yang bisa mencapai poin tersebut. Sesuai regulasi permainan ini berjalan 1×10 menit dan game otomatis dihentikan jika ada tim yang lebih dulu mencetak 21 poin.

Tim A SMA WARGA Surakarta yang digawangi oleh Oscar Tito Budiman, Adli Amrullah dan Jose Miguel mampu menyelesaikan dengan baik saat bertanding melawan SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo, yang mana mereka bertiga hanya butuh waktu 6 menit saja untuk mendapatkan 21 poin.

Sukses memecah rekor, Oscar dkk ogah berlebihan dalam merayakan euforia tersebut, mereka tetap santai dan semangat, karena perjalanan menuju tangga juara masih panjang. Mereka tetap kembali fokus latihan untuk menghadapi game berikutnya.

Tak kalah ramainya, supporter dari siswa-siswi SMA WARGA Surakarta dalam mendukung teman mereka untuk bertanding memperebutkan juara, juga tim dancer turut menyemarakkan suasana.

STOP BULLYING.. KPAI kampanye di SMA WARGA Surakarta

STOP BULLYING.. KPAI kampanye di SMA WARGA Surakarta

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengampanyekan hentikan perundungan atau bully di SMA Warga Surakarta. Di depan sekitar 400 siswa siswi, KPAI menghimbau gerakan penolakan terhadap kasus perundungan yang terjadi di sekolah-sekolah. Jika waktu lampau tindakan bullying masih berupa verbal atau kontak fisik kecil, tetapi jaman sekarang sudah berkembang ke bullying di dunia maya melalui sosial media. Bahayanya lebih meluas, karena hampir seluruh pengguna sosmed bisa melihat dan membaca bully yang dilontarkan. Hal ini makin menyebabkan perasaan korban makin terpuruk dan dapat melakukan tindakan yang tidak semestinya.

Karena kasus bullying ini cukup berbahaya dan dapat menimbulkan hal-hal yang merugikan seseorang, maka mulailah untuk menceritakan apa yang dialami kepada orang-orang yang kita percayai, baik itu orangtua ataupun sahabat yang baik. Dan juga pesan untuk para orangtua, diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku putra putrinya, dan luangkan waktu untuk mendekatinya dan menanyakan keadaannya.

#Jangan dianggap remeh

#Stopbullying

#jarimumembunuh

POSKO RAMADHAN 2018 SMA WARGA SURAKARTA di Triyagan

POSKO RAMADHAN 2018 SMA WARGA SURAKARTA di Triyagan

SMA WARGA peduli
SMA WARGA berbagi

Kegiatan SMA Warga dalam rangka Semarak Ramadhan tahun 2018 ini dalam membantu para pemudik yang melakukan perjalanan melalui jalur Palur – Karanganyar, SMA WARGA menyediakan Posko Ramadhan 2018 yang bertempat di depan Kelurahan Triyagan (jalan Raya Solo – Tawangmangu).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai 10 Juni – 20 Juni 2018 ini melibatkan anggota PMR SMA WARGA Surakarta yang berjiwa sosial tinggi dan senang membantu sesama. Dibantu oleh beberapa bapak dan ibu Guru yang ikut melaksanakan kegiatan sosial tersebut.

Selain itu selama bulan puasa ini, beberapa hari PMR SMA WARGA Surakarta melaksanakan pembagian takjil di sekitar Pertigaan 413 Palur untuk memberikan bekal buka puasa kepada para pengendara yang melintas disana.

Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan…

3×3 Warga Basketball Competition di The Park Mall

3×3 Warga Basketball Competition di The Park Mall

Untuk lebih mengenalkan unit pendidikan yang ada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Warga, kali ini yayasan mengadakan kompetisi basket yang diikuti sekolah dan universitas yang ada di Surakarta.

Saat ini Yayasan Pendidikan “Warga” ingin membangkitkan kembali kejuaraan basket di SMP maupun di SMA “Warga”. Oleh karena itu, Yayasan Pendidikan “Warga” ambil bagian dalam kegiatan 3×3 “Warga” Basketball Competition bekerjasama dengan Bhineka Basketball di The Park Mall Solo Baru, pada tanggal 21-25 Maret 2018. Tujuan daripada kegiatan ini adalah membina karakter positif dan mental sportivitas anak-anak melalui olahraga basket sehingga terbentuk mental yang tangguh, mampu bekerjasama dan toleransi dengan sesama.

Peserta yang mengikuti “Warga” Basketball Competition yang berasal dari DIY Jateng berjumlah 126 tim. SD terdiri dari 12 tim, SMP Putra terdiri dari 42 tim, SMP Putri terdiri dari 8 tim, SMA Putra teridiri dari 27 tim, SMA Putri terdiri dari 19 tim, dan Universitas Putra terdiri dari 18 tim. Selain basket yang dipertandingkan, ada pula kejuaraan dance, yang diikuti oleh 11 tim dance.

 

Dalam kegiatan ini, SMA “Warga” mampu meraih Juara II 3×3 “Warga” Basketball Competition.

Pemberian Penghargaan kepada Pemain Basket SMP dan SMA WARGA Surakarta oleh Yayasan Pendidikan Warga

Pemberian Penghargaan kepada Pemain Basket SMP dan SMA WARGA Surakarta oleh Yayasan Pendidikan Warga

Atas prestasi yang diperoleh selama ini, oleh para pemain basket dari SMP WARGA juga pemain basket SMA WARGA, maka Yayasan Pendidikan Warga memberikan apresiasi kepada mereka. Beberapa kejuaraan telah mereka raih, baik di tingkat kota maupun tingkat nasional. Dengan mengundang orangtua mereka masing-masing, maka menimbulkan kebanggaan yang luar biasa, saat para pemain satu persatu menerima piagam dan tropy yang diberikan oleh yayasan.

Tak kalah dengan para pemain basket, penghargaan juga diberikan kepada para pendamping dan pelatih tim basket SMA WARGA Surakarta. Dengan rasa senang dan bangga mereka menerima penghargaan yang diberikan oleh salah satu pengurus Yayasan Pendidikan Warga Surakarta.

Bertajuk SMP dan SMA WARGA “WE ARE THE CHAMPION” pemberian penghargaan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2018 bertempat di aula SMA WARGA Surakarta.

Keikutsertaan Guru dan Siswa SMA WARGA dalam Young Scientist Training Camp (YSTC) 2 se Jawa Tengah

Keikutsertaan Guru dan Siswa SMA WARGA dalam Young Scientist Training Camp (YSTC) 2 se Jawa Tengah

Keikutsertaan perwakilan tim KIR dari SMA Warga Surkarta yang terdiri dari 1 orang guru dan 2 siswa dalam Young Scientist Training Camp (YSTC) 2 se Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 26 – 29 Desember 2017 bertempat di BIK Kebumian Karangsambung LIPI Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kegiatan ini diadakan oleh Forum Ilmiah Guru yakni Ikatan Guru Peneliti Indonesia (IGPI) Provinsi Jawa Tengah, yang mengambil pokok bahasan “Pemanfaatan Kearifan Lokal Melalui Riset Ramaja untuk Kemandirian Bangsa”

Untuk melihat video hasil liputan kegiatan tersebut, silahkan klik berikut ini