Pelaksanaan ANBK Tahun 2022

Pelaksanaan ANBK Tahun 2022

Setelah melakukan gladi bersih seminggu yang lalu, kini tiba saatnya bagi siswa-siswi peserta utama ANBK Tahun 2022 untuk melaksanakan assesmen yang sebenarnya. DIlaksanakan pada hari Senin 29 Agustus dan Selasa, 30 Agustus 2022 pada sesi 2 mulai pukul 10.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB. Pada pelaksanaan ANBK ini diawasi oleh pengawas silang dari 2 sekolah lain yang ada di Surakarta. Hal ini dikarenakan SMA WARGA menggunakan 2 laboratorium komputer. Pengawas yang hadir adalah dari guru SMA Widya Wacana. 

 

Simulasi ANBK Tahun 2022

Simulasi ANBK Tahun 2022

Untuk persiapan ANBK (ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER) tahun 2022 pada tanggal 29 Agustus – 1 September 2002 nanti, SMA WARGA mengikuti Simulasi ANBK yang diadakan pada tanggal 1 – 4 Agustus 2022. Dengan menggunakan 2 laboratorium komputer, siswa-siswi kelas XI yang berjumlah 4 kelas mengikuti simulasi secara bergantian. Walaupun siswa sampling hanya sejumlah 50 siswa, tetapi SMA WARGA mengikutkan seluruh siswa kelas XI untuk mengikuti simulasi ANBK ini, agar para siswa memahami tentang ANBK tersebut.​ Dengan menggunakan 2 laboratorium yang dimiliki SMA WARGA, labkom 1 berada di lantai 4 (gedung utara) dan labkom 2 berada di lantai 2 (gedung selatan).

 

ANBK 2021

ANBK 2021

Pada tahun 2021 ini, pemerintah meniadakan UNBK yang telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Dan tahun ini digantikan dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). ANBK di SMA WARGA diikuti oleh 100 siswa-siswi yang terdiri dari 90 peserta utama dan 10 peserta cadangan. Pelaksanaan ANBK menggunakan 2 laboratorium komputer dan dilaksanakan pada tanggal 27-28 September 2021. Dan tentu saja tetap menerapkan protokol kesehatan, karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.  Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau:
(a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan
(b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.