by smawarga | Mar 31, 2022 | Kegiatan Umum
Guna membekali peserta didik dalam hal hubungan masyarakat, SMA WARGA Surakarta bekerjasama dengan Solopos mengadakan pelatihan Public Speaking. Diikuti sekitar 20 siswa-siswi yang antusias mendengarkan arahan dan pembekalan yang diberikan para trainer yang berpengalaman. Kegiatan yang diadakan mulai hari Selasa, 29 Maret 2022 bertempat di Ruang Meeting SMA WARGA dibawakan oleh Ika Wibowo. Rabu, 30 Maret 2022 bertempat di Griya Solopos dibawakan oleh Saif Ramadhan dan Kamis, 31 Maret 2022 bertempat di Griya Solopos dibawakan oleh Noer Atmaja. Kegiatan ini didampingi oleh guru Bahasa Indonesia, yaitu ibu Rizqi Rahmawati, M.Pd. Dengan pembekalan ini, diharapkan peserta didik lebih benar dan lebih berani dalam berkomunikasi dengan orang lain.
Berikut sekilas video siswa-siswi saat praktik berbicara di stasiun radio Solopos.
by smawarga | Sep 26, 2018 | Kegiatan Umum
Pada hari Selasa, 25 September 2018 sebanyak 40 siswa-siswi SMA WARGA Surakarta berkesempatan untuk mengikuti Workshop Jurnalistik yang diadakan di Griya Solopos di jalan Adi Sucipto, Karangasem, Laweyan, Surakarta. Workshop ini merupakan salah satu kegiatan dari ekstrakurikuler jurnalistik yang ada di SMA WARGA Surakarta bekerja sama dengan LPJS (Lembaga Pelatihan Jurnalistik Solopos). Harapan dari kegiatan ini yaitu untuk mengembangkan wawasan jurnalistik, mengembangkan minat bakat siswa di bidang penulisan jurnalistik dan menopang kegiatan literasi.
 |
 |
Jurnalistik gabungkan kerja otot dan kerja otak, dimana seorang jurnalis dituntut untuk bisa melakukan reportase dan sekaligus menulis berita dari reportase yang sudah ia lakukan. Hal ini disampaikan oleh Redaktur Solopos, yakni bapak Danang Nur Ikhsan kepada peserta workshop. Beliau juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat para siswa menjadi seorang jurnalis, yakni saat memburu berita, mereka harus memerhatikan setiap detail objek yang diliput. Dan juga seorang jurnalis tidak harus terpaku pada draf pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya. “Jika ada celah bertanya, kejar lagi”, ujarnya, dan “jangan tergantung pada alat perekam”.
 |
 |
Jurnalis hendaknya memaksimalkan pancaindera. Dengan pancaindera mereka bisa menceritakan secara terperinci sesuatu, misalnya kondisi ruangan ataupun penampilan seseorang. Jurnalis juga dilarang berasumsi, maka dia harus bertanya untuk mendapatkan kebenaran berita yang akan dia tulis. Pemateri lainya, bapak Ahmad Mufid Aryono menjelaskan mengenai jurnalistik dasar, diantaranya berita langsung dan berita ringan. Berita harus sesuai fakta yang ada.
